Khabar.id – Sebanyak 80 guru Penjaskes SD dan SMP di Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (20/11/2020), mengikuti pelatihan bentuk tes dan pengukuran fisik untuk siswa atau atlet secara virtual di kampus FKIP Unsri KM 5 Palembang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan bekerjasama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya.

Kegiatan pelatihan yang beranggotakan, Dr. Herri Yusfi, M.Pd., Destriani, M.Pd. dan Soleh Salahuddin, M. Pd. Dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Dr. Arianto, M.Pd.

“Melalui kegiatan ini, guru penjaskes diharapkan dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi serta bisa melakukan tes dan pengukuran fisik siswa atau atletnya,” kata Dr Arianto saat menyampaikan sambutannya.

Arianto juga mengharapkan kerjasama antara Kabupaten Ogan Ilir dan Penjaskes FKIP Unsri bisa terus berlanjut. “Guru-guru bisa meningkatkan kompetensinya. Sehingga bisa mengukur kemampuan dari siswa-siswinya terkait minat dan bakat di bidang olahraga,” ucapnya.

Dr. Herri Yusfi, M. Pd Selaku ketua pelaksana dari program studi pendidikan jasmani dan kesehatan FKIP Universitas Sriwijaya mengatakan kegiatan dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Untuk itulah, pelatihan ini dilakukan secara daring, sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan ini dari tempat masing-masing.

“Harapannya peserta dapat menjadi termotivasi untuk dapat mengetahui kebugaran jasmani siswa/atlet, dan dapat   menyebarluaskan   hasil   penelitian   dan   ilmu pengetahuan dengan sasaran dan jangkauan yang lebih luas,” pungkasnya. (ril)